SANGATTA - Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menyambut baik, adanya gedung kantor baru Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT), yang baru saja diresmikan oleh Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor di Jalan AW Syahranie Kawasan Bukit Pelangi, Rabu (02/08/2023).
"Termasuk adanya kantor UPTD SAMSAT pembantu di Kecamatan Kaubun, yang nanti juga akan diresmikan dan dikunjungi oleh Pak Gubernur," ucap Ardiansyah Sulaiman.
Dengan adanya gedung baru yang menurutnya sangat representatif itu, diharapkan berdampak terhadap pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat.
"Seperti yang disampaikan oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Timur (Diapenda Kaltim) ibu Ismiati tadi, Kutim menjadi salah satu penyumbang pajak terbesar dan sudah mengalami surplus 10 persen dari target yang ditentukan," ujarnya.
" Saat ini perusahaan batubara yang berstatus IUPK di Kutim baru PT KPC saja yang menyumbang, saya harap perusahaan lain nantinya akan segera menyusul," harapnya.
Sementara itu, Kepala Bapenda Kaltim Ismiati mengatakan, hingga pertengahan tahun 2023 ini, penerimaan pajak kendaraan bermotor (PKB), BBNKB, pajak air permukaan di Kutim sudah mencapai Rp 179 miliar dari target yang ditentukan sebesar Rp 249 miliar atau sekitar 71,9 persen.
"Selain itu, Kutim juga menjadi yang terbesar di Kaltim sebagai penerima dana bagi hasil dari Provinsi ke Kabupaten sebesar Rp 900 miliar pada tahun 2022 dan untuk tahun ini diperkirakan akan menerima sebesar Rp 1 triliun, " ujarnya.
Penulis : Tehjo
Editor : Wak Hedir
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, di Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 35.747,50 km² atau 17 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 425.613 jiwa (semester 1 tahun 2022), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 11 desa persiapan dan 2 kelurahan.